PROSES KREATIF jilid 3
Karya : Pamusuk Erneste
Oleh : Pudja Lastari
Linus Suryadi
Etos Kerja & Proses Kreatif
Proses dulu, Tujuan Belakangan
PROSES KREATIF jilid 3
Karya : Pamusuk Erneste
Oleh : Pudja Lastari
Linus Suryadi
Etos Kerja & Proses Kreatif
Proses dulu, Tujuan Belakangan
Oleh : Pudja Lastari
Sarah adalah seorang konten creator social media berusia 22 tahun, Dia berasal dari keluarga sederhana dengan dua orang kakak, perempuan dan laki-laki. Sarah tumbuh dewasa dengan pengalaman yang menarik karena dia berkreativitas tanpa batas baik disocial media maupun dikehidupan nyata.
Pada masa kuliah di Universitas Polimedia Jakarta, sarah aktif dalam organisasi kemahasiswaan, dia juga sering mengikuti kegiatan sosial dan sarah juga pecinta kucing bahkan sering dijuluki emak kucing.
Sarah lahir dari keluarga yang sederhana dikota depok. Ayahnya bekerja sebagai Office boy dan ibunya sebagai aktivis. Selama sekolah, sarah menempuh pendidikannya dipondok pesantren dari SMP hingga SMA.
sarah memulai terjun didunia perkontenan saat dibangku kuliah dengan berbagai konten random namun aesthetic, dengan paras yang cantik, berhijab, berpakaian rapih dan sopan, tidak bosan dilihat, bahkan apapun yang dipakainya pasti banyak orang menanyakannya baik dikomentar maupun DM Instagram, dan ingin menyamainya. Dari situ konten sarah menjadi terarah dan bisa dibilang influencer dengan isi konten beauty,fashion hijab. Hingga followersnya terus bertambah, dan konten nya fyp diberbagai sosmed, bahkan endore pun banyak berdatangan.
Sarah menjadi inspirasi bagi para followersnya terutama muslimah, dengan ciri khas gaya hijab menutup dada namun tetap stylish, selalu positiv vibes disetiap konten yg dibuatnya. Saat sem 7 sarah magang disebuah perusahaan printing, masih relevan dengan jurusan yg diambil yaitu teknik grafika, namun dia apply dibagian conten creativ dan social media specialist, karena memang passion nya dibidang itu.
Sampai akhirnya sarah di recrut oleh perusahaan sebagai karyawan tetap, karna performa penjualan printing meningkat pesat, dan sosial media nya juga meningkat, berkat konten kreatif yang dibuatnya.
Itulah sedikit cerita seorang konten kreator Sarah Nurul yang telah menginspirasi saya untuk menjadi orang kreatif dan produktif, dengan memanfaat kan media sosial saat ini, tentunya dengan tidak melupakan atau menghilangkan jati diri sebagai seorang muslimah.
Oleh : Muhammad Haerul Kodar
Namaku adalah Muhamad Haerul Kodar, lahir di Pandeglang, 24 Mei 1985. Aku adalah anak ke lima (5) dari enam (6) bersaudara, dari pasangan Amat Ponijan dengan Mumun Suaheni. Sapaan akrabku adalah Dede karena pada saat ini orang tuaku mengira aku tidak akan memiliki adik lagi ternyata Allah SWT mempercayakan sorang anak lagi kepada orang tuaku. Saya terlahir dilingkungan keluarga sederhana, sedangkan Bapak ku adalah seorang pegasai pemerintan atau Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ketika aku kecil, ayahku selalu menyuruhku untuk giat beribadah, mengaji dan berbuat baik kepada orang.
Ketika usia 6 tahun, aku bersekolah di SD kadomas 3 Kelurahan Kadomas Kecamatan Pandeglang, lalu aku melanjutkan ke SMP 1 Majasari Kelurahan Saruni Kecamatan Majasari, dan aku melanjutkan sekolah di SMA 1 Pandeglang Kelurahan Cigadung Kecamatan Karangtanjung. Saat menimba ilmu semua teman - temanku di SMA dari kalangan menengah keatas, tapi aku tak berkecil hati, aki tetap bisa berprestasi masuh tiga besar peringkat kelas. Dan pada tahun 2003 pernah menjadi juara liga sambada.
Saat lulus sekolah, karena keterbatasan ekonomi aku memilih kerja di perusahaan makana anak2 di Kota Tanggerang, aku bekerja disana kurang lebih 1 tahun dan akhirnya aku kembali ke Pandeglang tempat kelahiranku dan bekerja di sebuah Kantor Informasi, di Kantor tesebut aku mendapat tugas sebagai pengelola radio LPPL Berkah. 3 tahun berjalan, akhirnya aku dipercaya untuk menjabat sebagai Kepala Bagian Produksi dan Music Director.
Karya yang menurut aku itu membannggakan adalah saat aku membuat berbagai jinggle iklan radio karena itu membutuhkan penghayatan dalam memerankan nya, alhamdulillah dari situ pengalaman mulai terus bertambah hingga akhirnya aku mendapatkan tugas sebagai staf liputan di Bagian Humas Pemerintah.
Namaku Dina Nurfadilah, orang-orang biasa memanggilku Dina. Aku lahir di Pandeglang, 05 Januari 2001. Aku adalah anak pertama dari dua bersaudara.
Ayahku bernama Andi Lukmansyah dan ibuku bernama Nina Marlina. Saat itu ayahku bekerja sebagai Karyawan di sebuah pabrik yang berada di Cileungsi dan ibuku juga berkerja sebagai Karyawan di sebuah pabrik elektronik di Cileungsi, Jawa Barat.
Semasa kecil aku tinggal di Bogor, bersekolah dan menghabiskan sebagian masa kecilku disana. Setelah itu,karena terjadinya problem antara ibu dan ayahku, akhirnya mereka memutuskan untuk berpisah.
Yang mengharuskan aku dan adikku yang masil kecil ikut bersama ibu kembali ke kampung halaman ku di Banten. Kejadian itu terjadi saat aku berusia 10 tahun dan baru menginjak kelas 4 SD. Mungkin saat itu adikku masih berusia 4 atau 5 tahun.
Aku pindah ke kampung halaman ku, tepat nya di rumah nenek dan kakek. Aku pun melanjutkan sekolah dan sekolah ku tidak jauh dari rumah nenek. Aku pribadi yang malu dan pendiam kala itu saat bertemu dengan orang baru, untungnya mereka menerima ku dengan baik dan mau berteman dengan ku.
Aku berserta adikku tinggal bersama nenek dan kakek, kenapa tidak dengan ibuku? Karena ibuku harus kembali ke Bogor untuk berkerja. Dia sesekali akan pulang jika waktu libur, dan akan membawakan banyak oleh-oleh untuk ku dan adikku.
Hari demi hari dan akhirnya setelah beberapa bulan, ibuku memutuskan untuk menikah lagi dengan pria yang berasal dari daerah kampung halamanku juga.
Aku pun mempunyai adik baru yang berjenis kelamin laki-laki, dia bernama Azka. Hari-hari ku lewati dengan berbagai keadaan, terkadang sedih, senang, dan marah.
Sampai pada saat nya aku akan memasuki masa SMP. Banyak pengalaman yang aku dapatkan seperti mengikuti Masa Orientasi Sekolah atau biasa di sebut dengan MOS, mempunyai teman baru, mengenal tempat baru, terkadang aku pulang sekolah kerumah hanya berjalan kaki.
Jarak dari sekolah untuk sampe kerumahku itu sekitar 5 kilometer. Cape sih tapi seru juga karena aku ngga sendirian, terkadang di temani teman atau kakak kelas ku yang tempat tinggalnya searah denganku.
Singkat cerita, aku memasuki masa SMK. Pada tahun 2019 aku lulus, setelah lulus aku berkerja di salah satu mini market yang ada di jakarta barat. Hanya bertahan 2 bulan aku berhenti bekerja, setelah itu aku bekerja di salah satu perusahaan yang menjual smartphone.
Karena ada satu hal lain, akhirnya aku pun berhenti. Dan sekarang aku bekerja di salah satu kantor yang mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pengendalian penduduk dan penyelenggaraan keluarga berencana.
Setelah 2 tahun aku memutuskan untuk melanjutkan pendidikan ku ke jenjang yang lebih tinggi yaitu berkuliah di salah satu Universitas Mathla'ul Anwar.
Demikian penjelasan tentangku.
Oleh : Muhammad Haerul Kodar Situs Citaman secara administratif letaknya berada di Desa Sukasari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang...